Resume Kelompok 10
Di era modern seperti sekarang ini, umat Islam sering di hadapkan pada sebuah tantangan, di antaranya adalah menjawab pertanyaan tentang dimana posisi Islam dalam kehidupan modern, serta bentukl Islam yang bagaimana yang harus ditampilkan guna menghadapi modernisasi dalam kehidupan publik, sosial, ekonomi, hukum, politik, dan pemikiran.
Moderniasi selalu melibatkan globalisasi dan berimplikasi pada perubahan tatanan sosial dan intelektual, karena dibarengi oleh masuknya budaya impor ke dalam masyarakat tersebut.
Ketika agama sudah dianggap tidak relevan, maka manusia lebih banyak menghargai kehidupan materialistik daripada kehidupan spiritual merupakan ruhnya agama, menjalarnya budaya permisf di kalangan umat manusia, munculnya sikap individualis, lembaga pendidikan kurang menjanjikan, terjadinya konflik dalam nilai-nilai sosial dan polarisasi budaya.
Padahal perubahan zaman menciptakan budaya baru yang menuntut umat islam untuk cepat-cepat meresponnya, agar fungsi agama di tengah-tengah kehidupan umat Islam selalu relevan dan selalu memberikan solusi konkrit terhadap persoalan yang dihadapi dalam budaya yang berbeda.
Budaya dulu dengan sekarang tentu terdapat perbedaan yang signifikan, karena pada zaman dulu budaya Islam mengalami kemajuan luar biasa dengan tokoh-tokoh yang hebat pula seperti, Al-Ghazali, Al-Farabi, Ibnu Rusyd, Al-Kindi, Ibnu Khaldun. Tokoh-tokoh ini begitu cepat merespon keadaan zaman yang telah berubah, sehingga Islam tetap bisa menyeimbangkan ajarannya dengan budaya yang telah berubah
Di era modern seperti sekarang ini, umat Islam sering di hadapkan pada sebuah tantangan, di antaranya adalah menjawab pertanyaan tentang dimana posisi Islam dalam kehidupan modern, serta bentukl Islam yang bagaimana yang harus ditampilkan guna menghadapi modernisasi dalam kehidupan publik, sosial, ekonomi, hukum, politik, dan pemikiran.
Moderniasi selalu melibatkan globalisasi dan berimplikasi pada perubahan tatanan sosial dan intelektual, karena dibarengi oleh masuknya budaya impor ke dalam masyarakat tersebut.
Ketika agama sudah dianggap tidak relevan, maka manusia lebih banyak menghargai kehidupan materialistik daripada kehidupan spiritual merupakan ruhnya agama, menjalarnya budaya permisf di kalangan umat manusia, munculnya sikap individualis, lembaga pendidikan kurang menjanjikan, terjadinya konflik dalam nilai-nilai sosial dan polarisasi budaya.
Padahal perubahan zaman menciptakan budaya baru yang menuntut umat islam untuk cepat-cepat meresponnya, agar fungsi agama di tengah-tengah kehidupan umat Islam selalu relevan dan selalu memberikan solusi konkrit terhadap persoalan yang dihadapi dalam budaya yang berbeda.
Budaya dulu dengan sekarang tentu terdapat perbedaan yang signifikan, karena pada zaman dulu budaya Islam mengalami kemajuan luar biasa dengan tokoh-tokoh yang hebat pula seperti, Al-Ghazali, Al-Farabi, Ibnu Rusyd, Al-Kindi, Ibnu Khaldun. Tokoh-tokoh ini begitu cepat merespon keadaan zaman yang telah berubah, sehingga Islam tetap bisa menyeimbangkan ajarannya dengan budaya yang telah berubah
Komentar
Posting Komentar